Pemanas air tenaga surya adalah teknologi yang semakin populer dalam era kepedulian terhadap lingkungan dan penghematan energi. Dengan memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber energi utama, pemanas air tenaga surya tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga dapat menghasilkan air panas secara efisien. Bagaimana cara kerja Solar Water Heater Wika ini? Mari kita eksplorasi lebih dalam.
Baca Juga:
Proses Pemanasan Air
1. Penangkapan Sinar Matahari
Sinar matahari memulai proses dengan menerpa panel kolektor Solar Water Heater. Selanjutnya, panel ini dilengkapi dengan penutup kaca yang dirancang khusus untuk menangkap sebanyak mungkin panas dari sinar matahari. Selain itu, rangkaian pipa tembaga di dalam panel kolektor ini berfungsi sebagai jalur air.
Melansir dari Energy Star, panel kolektor atau “kolektor pelat datar biasanya terdiri dari tabung tembaga yang dipasang pada pelat penyerap datar. Konfigurasi yang paling umum adalah serangkaian tabung paralel yang dihubungkan di setiap ujungnya dengan dua pipa, manifold saluran masuk dan saluran keluar. Rakitan pelat datar dimasukkan ke dalam kotak berinsulasi, dan ditutup dengan kaca tempered.”
2. Absorpsi Panas
Pipa-pipa tembaga ini memiliki sirip-sirip penyerap panas yang membantu dalam menyerap panas dari sinar matahari. Sinar matahari mengenai panel kolektor, dan panel kolektor ini menyerap panasnya oleh sirip-sirip penyerap panas. Kemudian, air yang mengalir di dalam pipa-pipa tembaga menjadi semakin panas. Sebagai akibatnya, kita dapat menggunakan energi panas ini untuk berbagai keperluan, seperti pemanasan air atau penghasilan energi listrik.
Baca Juga:
3. Prinsip Thermosiphon
Melansir dari Wikipedia, “Thermosiphon (atau thermosyphon ) adalah metode pertukaran panas pasif, berdasarkan konveksi alami, yang mensirkulasikan fluida tanpa memerlukan pompa mekanis. Thermosiphoning digunakan untuk sirkulasi cairan dan gas yang mudah menguap dalam aplikasi pemanasan dan pendinginan seperti pompa panas, pemanas air, boiler dan tungku.”


